Edi Prasetyo

Tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah. Lulusan IKIP Yogyakarta jurusan PMP-KN. Saat ini bertugas sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah....

Selengkapnya

Jangan Bertanya: Apakah Kamu Berpuasa?

Saat temannya bertanya, “Apakah kamu berpuasa?”, Sardi benar-benar bingung. Bukan karena ia tak bisa menjawab. Tapi ia benar-benar bimbang. “Aku harus ngomong apa?” Pikir Sardi.

Wajar jika Sardi merasa bimbang. Karena menurut guru ngajinya, berpuasa itu merupakan ibadah siri. Ibadah yang cukup dia dan Allah yang tahu. Orang lain tak perlu tahu. Tapi dengan mendapat pertanyaan temannya itu, Sardi jadi merasa serba salah. Mau menjawab “Puasa”, ia jadi riya sehingga tidak baik dalam beribadah. Mau menjawab “tidak”, berarti dia berbohong dan itu bisa merusak puasanya.

Sebagai muslim, tak perlu kita mengajukan pertanyaan seperti itu kepada siapapun. Pertanyaan seperti itu termasuk perkataan sia-sia. Bagaimana tidak sia-sia? Sama sekali tak ada manfaatnya orang bertanya seperti itu. Karena orang lain memang tak perlu mengetahui seseorang berpuasa atau tidak. Berpuasa itu merupakan ibadah siri, maka biarlah hanya orang itu sendiri dan Allah yang mengetahuinya.

Selain itu, dengan mengajukan pertanyaan seperti itu, berarti orang telah memaksa seseorang untuk berbuat riya atau berbohong. Baik riya maupun berbohong, keduanya jelas merupakan tindakan yang tidak baik. Bukankah tindakan yang memaksa orang untuk berbuat yang tidak baik berarti merupakan tindakan yang tidak baik pula?

Karena itu, di saat menjalani ibadah puasa nanti, tak perlu kita bertanya seperti itu kepada siapapun. Kita harus menjaga agar ibadah puasa kita bisa terlaksana dengan baik, begitu pula ibadah puasa orang lain. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1439 H. Semoga ibadah puasa kita maupun ibadah-ibadah lainnya diterima oleh Allah SWT. Amin!(&)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Alhamdulillah, jazakillah khoir sudah sangat mengingatkan. Selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan bathin. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

16 May
Balas

Terima kasih. Selamat menjalankan ibadah puasa juga, Bu. Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita. Amin,

16 May

aamiin. selamatt menjalankan ibadah puasa. semoga puasa kita di tetima olwh Allaah SWT. kami mohon maafkan.lahir dan batin.

16 May
Balas

Aamiin...sama2, Bu Eti. Kami pun mohon maaf lahir dan batin.

17 May

Terima kasih diingatkan. Pertanyaan sederhana tapi efeknya tidak sederhana. Selamat melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan ini dengan ikhlas lillahita'ala

16 May
Balas

Ya, Bu. Semoga ibadah puasa kita dan ibadah2 lainnya diterima oleh Allah SWT.

17 May

Iya pak, selamat beribadah siri pak

17 May
Balas

Terima kasih, Pak Mulya. Selamat menjalankan ibadah puasa.

17 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali