Edi Prasetyo

Tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah. Lulusan IKIP Yogyakarta jurusan PMP-KN. Saat ini bertugas sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah....

Selengkapnya
Kepala Sekolah Jangan Mudah Terombang-ambing!
BERI PENGARAHAN : Direktur Pembinaan SMA, Drs. Purwadi Sutanto, M.Si., saat memberi pengarahan sekaligus membuka acara Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Program Kewirausahaan di SMA, di Hotel Salak Tower, Bogor, Senin (12/3) sore.

Kepala Sekolah Jangan Mudah Terombang-ambing!

Kepala sekolah harus tegas, jangan mudah terombang-ambing, dan jangan mudah digempur oleh pihak manapun dengan cara apapun, termasuk melalui media sosial. Pesan itu disampaikan oleh Direktur Pembinaan SMA, Drs. Purwadi Sutanto, M.Si. saat memberi pengarahan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Program Kewirausahaan di SMA, yang berlangsung di Hotel Salak Tower, Bogor, Senin (12/3) sore.

Pesan tersebut disampaikan di hadapan 103 kepala SMA peserta Bimtek yang berasal dari 14 provinsi, menanggapi adanya kasus yang terjadi di sebuah SMA dimana kepala sekolah tampak bimbang saat akan mengembalikan siswa yang melakukan pelanggaran berat terhadap tata tertib sekolah. Kepala sekolah tersebut tampak bimbang karena adanya desakan dari berbagai pihak, yang terkesan menekan dan menyudutkan kepala sekolah.

Lebih lanjut Purwadi berpesan, agar setiap kepala sekolah mampu menegakkan semua peraturan sekolah dengan sebaik-baiknya, meski resikonya harus kehilangan jabatannya.

"Jika memang terpaksa kepala sekolah harus kehilangan jabatan karena tetap kukuh pada pendiriannya untuk menegakkan peraturan sekolah, itu lebih baik daripada mengorbankan penegakan peraturan sekolah demi mempertahankan jabatannya sebagai kepala sekolah," lanjut Purwadi.

Purwadi juga mengingatkan, bahwa semua kegiatan siswa terutama jika dilakukan di luar sekolah, berpotensi menimbulkan kerawanan. Oleh karena itu, setiap siswa melakukan kegiatan di luar sekolah, kepala sekolah harus memastikan ada guru pembimbing yang mendampinginya. Keberadaan guru pendamping ini sangat penting, untuk mengendalikan siswa agar tidak sampai melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Setiap kali kepala sekolah mengizinkan siswa mengadakan kegiatan di luar sekolah, kepala sekolah harus menugaskan guru untuk mendampinginya. Jika tidak ada guru yang bisa mendampingi, kepala sekolah jangan sekali-kali mengizinkan siswa untuk mengadakan kegiatan di luar sekolah," pungkas Purwadi.

Kegiatan Bimtek sendiri rencananya akan berlangsung selama empat hari, sejak Senin (12/3) sampai dengan Kamis (15/3).*

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Sering itu Pak, terutama yang punya surat sakti..

12 Mar
Balas

Ya, Bu. Makanya pak Direktur menyampaikan pesan seperti itu, Bu.

12 Mar

ya betul pak Edy, ketegasan dgn cara yg santun menjadikan ks yg berwibawa dan disegani sekaligus dihormati walau kadang pahit dalam prosesnya

13 Mar
Balas

Betul, Pak Tarno. Itulah yg tdk semua KS sanggup melakukannya.

13 Mar

Yup.. betul sekali itu pak

13 Mar
Balas

Ya, Bu. KS hrs tegas dlm menegakkan aturan yg berlaku di sekolah.

13 Mar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali