Edi Prasetyo

Tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah. Lulusan IKIP Yogyakarta jurusan PMP-KN. Saat ini bertugas sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah....

Selengkapnya

Tulisan yang Baik Itu Seperti Apa?

Beberapa teman sering bertanya kepada saya, "Tulisan yang baik itu seperti apa?" Terus terang, saya bingung untuk menjawabnya. Sebab bagi saya, tak ada satu patokan pun yang bisa dijadikan pedoman untuk menilai baik-tidaknya sebuah tulisan. Menurut saya, tulisan itu merupakan karya kreatif yang dinamis. Karena itu, tak mungkin ia bisa diikat dengan patokan apa saja, kapan saja, dan oleh siapa saja!

Sebagai sebuah karya kreatif, setiap penulis memiliki otoritas penuh untuk menuangkan ide-ide kreatifnya ke dalam tulisan yang dibuatnya. Meski ada rambu-rambu tertentu yang kadang dibuat orang, tapi setiap penulis tak akan merasa perlu untuk terikat dengannya. Sebab jika merasa terikat, penulis akan terbelenggu, dan itu tentu sangat tidak baik baginya dalam menjalani proses kreatifnya.

Memang ada cukup banyak teori menulis. Baik menulis cerpen, puisi, esai, atau yang lainnya. Tapi perlu diingat, bahwa teori-teori tersebut dibuat oleh orang sesuai dengan pemahamannya, yang entah kapan dibuatnya. Padahal, pemahaman mengenai tulisan yang baik, bagi setiap orang dan setiap waktu itu berbeda-beda. Sehingga, jika ada penulis yang membuat tulisan yang sepenuhnya mengacu pada teoiri-teori tersebut, justru orang lain atau bahkan dirinya sendiri akan menilai bahwa tulisannya tidak atau kurang baik. Karena ada dua hal penting dalam proses kreatif yang ditinggalkannya, yakni kreativitas dan inovasi.

Ya, menurut saya, kreativitas dan inovasi ini benar-benar merupakan sesuatu yang sangat penting untuk dimiliki dan dilakukan oleh setiap penulis. Memahami teori-teori menulis, memang perlu. Membaca tulisan-tulisan orang lain yang berasal dari berbagai jenis, juga sangat perlu. Namun, semua itu cukuplah untuk dijadikan pengetahuan guna menambah dan memperluas wawasan kepenulisan bagi penulis. Tapi, di saat menulis, setiap penulis hendaknya lebih mengedepankan kreativitas dan inovasinya. Dengan demikian, darinya akan lahir tulisan-tulisan yang unik, yang berbeda dengan tulisan-tulisan orang lain, yang kadang ada pula yang menyebutnya nyleneh!

Justru tulisan-tulisan yang dianggap nyleneh, yang dianggap menyimpang dari pakem itu yang banyak disukai orang. Bagaimanapun, setiap pembaca tentu ingin mendapatkan tulisan yang segar, yang berbeda dengan tulisan-tulisan yang sudah biasa dibacanya. Pembaca tak ingin membaca tulisan yang itu-itu saja!

Selera pembaca yang seperti itu, selain merupakan bentuk penghargaan kepada penulis atas karya kreatifnya, juga akan dapat terus mendorong penulis untuk melanjutkan proses kreatifnya dalam menulis. Jadi, seperti apa tulisan yang baik itu? Entahlah! Selamat berkarya!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

saene wedangan riyin, kalih ngeses.. kajenge sekeca, Mangga..mangg... bukan pelem lho, mari...bukan sembuh...hh

07 Jul
Balas

Hehehe...silakan, Pak. Terima kasih, saya tdk merokok.

07 Jul

Kita keluarga besar di Gurusiana, jadi semuanya sama sebagai warga negara Indonesia

07 Jul
Balas

Ya, Pak. Betul sekali.

07 Jul

Tulisan yang baik itu adalah yang tidak mengandung SARA, itu menurut saya lho ....

07 Jul
Balas

Ya, Pak. Itu harus kita hindari.

07 Jul

Tergantung selera Pak... Tulisan Bpk juga saya suka sekali.

07 Jul
Balas

Nah, kan? Selera tiap orang itu sering berbeda ya, Bu?

07 Jul

Ya Pak... Sukses slalu buat Bpk

07 Jul

Amin. Terima kasih atas doanya, Bu.

07 Jul

Yang penting harus selalu menulis njih pak, biar tahu "membaca" selera pembaca. Saya juga suka tulisan bapak, renyah. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

07 Jul
Balas

Ya, Bu. Menulis secara kreatif, inovatif, dan merdeka. Salam sehat juga, Bu.

07 Jul

Betul Pak. Kreatifitas tanpa batas, yang penting bermanfaat, tidak menyinggung SARA dan berada dalam koridor yang baik.

07 Jul
Balas

Betul sekali, Pak Gojali. Rambu2 tsb tentu hrs ditaati.

07 Jul

Kreatif dan inovatif perlu digali dan dipraktikan. Itu yang penting. Untuk pemula seperti saya metode menulis buruk masih saya terapkan. Baru revisi dan revisi. Tulisan Pak Edi sangat bervariasi dan enak dibaca. Saya selalu ingin membacanya begitu muncul tuisan bapak.

07 Jul
Balas

Terima kasih atas apresiasinya, Pak. Ibarat pisau, perlu sering diasah supaya tajam. Begitu pula menulis ya, Pak?

07 Jul

Nuwun sewu, punapa leres punika panjenengan ingkang ngasta akun FB Peasetyo Braling? Yen sanes, salam pitepangan. Dene manawi keres kula lan panjenengan sampun sesambetan ing FB. Nuwun.

07 Jul
Balas

Prasetyo Braling sanes akun kawula, Pak Bonari. Tapi kula panci manggen wonten Purbalingga ugi. Nggih, Pak. Matur nuwun sanget Pak Bonari kersa tetepangan kalih kawula. Mugi2 saget nambah pasedherekan nggih, Pak?

07 Jul

Inggih, dhawah sami-sami Pak Prasetyo.

07 Jul

Aduuh...mesranya wong jowo. Pengen nimbrung tapi "ra iso" hehehe. Maklum Pujakesuma, putra jawa kelahiran sumatera.

07 Jul

Bu Raihana, rooming ya? Hehe.

07 Jul

roaming apa rooming sih yang bener.

07 Jul

roaming apa rooming sih yang bener.

07 Jul

Lhaa...mas Bonari mau yang rooming apa roaming ? Kayaknya artinya berbeda...hihihi.

07 Jul

Prasetyo Braling menika kanca kula wonten IKIP Yogya pak, namung adhik kelas. Panjenenganipun ngasta dwija basa Jawi wonten Purbolingga. Rumiyin kaliyan ngasta dados wartawan Trimbun Jateng.

07 Jul

Jawab: Ya, yang seperti ini.

07 Jul
Balas

Ya, Pak. Orang Jawa, Sumatera, atau mana saja, kita ini satu, bangsa Indonesia ya, Pak?

07 Jul

Hehehe...saya pengen bisa ngomong jowo lho...pak. Saya memang bangsa Indonesia, tapi anak wong jowo...hehehe...

07 Jul

Salam hormat dari Babel tuk bapak. Salam literasi.

08 Jul
Balas

O ya, terima kasih sekali, Bu Mulyani. Salam hormat dan salam literasi juga, Bu.

08 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali