Edi Prasetyo

Tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah. Lulusan IKIP Yogyakarta jurusan PMP-KN. Saat ini bertugas sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah....

Selengkapnya

Tunjukkan Keberanian, Jauhkan Keraguan!

Selain kemauan, menulis itu butuh keberanian! Dengan kemauan, orang memang memiliki modal utama untuk menulis. Namun tanpa keberanian, entah kapan kemauan itu akan diwujudkan. Tanpa keberanian, orang yang memiliki kemauan untuk menulis bisa jadi akan selalu dihinggapi keraguan. Dia akan ragu-ragu untuk menulis, karena khawatir tulisannya diniliai jelek oleh orang lain. Dia khawatir, tulisannya akan dinilai tidak berbobot, tak menarik, sehingga tak banyak orang yang akan mau membaca tulisannya.

Ingat, keragu-raguan adalah penyakit berbahaya yang akan menghalangi siapa saja untuk melakukan aktivitas apa saja! Orang yang selalu ragu-ragu, tak akan pernah melakukan apa pun. Ingat itu! Begitu pun dalam menulis. Orang yang selalu ragu-ragu, tak akan pernah menghasilkan satu tulisan pun. Ia hanya akan menjadi pengkhayal untuk membuat tulisan, namun tangannya tak pernah digerakkan untuk melakukannya.

Jangan dikira penulis hebat itu sejak awal menulis tulisannya sudah bagus. Tentu saja tidak! Kalaupun ada, jumlahnya tentu bisa dihitung dengan jari. Umumnya, penulis hebat itu dulunya tulisannya juga biasa-biasa saja. Bahkan tak jarang dulunya tulisannya sering ditolak oleh redaksi surat kabar, majalah, atau penerbit buku. Tapi hal itu sama sekali tak pernah membuatnya patah semangat. Dengan kegigihannya, ia selalu berani mencoba untuk terus menulis dan memperbaiki tulisannya yang tak pernah diberitahukan di mana lelak kekurangannya oleh redaksi maupun penerbit. Hasilnya, tulisan-tulisannya kemudian selalu ditunggu kehadirannya oleh redaksi, penerbit buku, maupun pembaca.

Jadi, mengapa ada orang yang masih tak punya keberanian untuk menulis? Menulis sajalah! Tunjukkan keberanian dan jauhkan semua bentuk keragu-raguan! Kalaupun kemudian muncul cemoohan, kritikan pedas, atau apapun, percalah bahwa itu semua justru akan sangat diperlukan untuk mengasah ketajaman kemampuan orang dalam menulis. Masih tetap tidak percaya? Coba sajalah! *

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Siap pak.... ...

08 Jul
Balas

Harus selalu siap ya, Pak?

08 Jul

Setelah membuat lebih dari 100 tulisan di gurusiana, saya butuh semacam nasehat. Komentar di tulisan saya ditunggu ya, Pak!

08 Jul
Balas

Ya, Pak siap!

08 Jul

Menulis bonek pun juga oke pak

08 Jul
Balas

Boleh saja, Pak. Silakan saja.

08 Jul

Menulis terus Pak untuk saling isi dan mengingatkan. Terima kasih saya jadi semakin berani ...

08 Jul
Balas

Ya, Pak. Menurut saya, keberanian Pak SY dlm menulis sdh tinggi. Asal punya modal keberanian dan tdk antikritik, insyaallah tulisan2 Pak SY akan semakin bagus lagi. Teruslah menulis, Pak.

08 Jul

Siap Pak...

08 Jul
Balas

Ya, Bu. Lakukan dan terus lakukan.

08 Jul

Motivator literasi itu tulisannya selalu menggigit. Tapi ketika dikunyah rasanya nano-nano hehe.. ada manis-manisnya gitu. Juga agak asam sedikit, yang banyak pedasnya haha..

08 Jul
Balas

Hehehe...seperti rujak ya, Bu. Meski pedas banyak yg suka.

08 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali