Edi Prasetyo

Tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah. Lulusan IKIP Yogyakarta jurusan PMP-KN. Saat ini bertugas sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah....

Selengkapnya

Ular Belang Itu Mati di Tanganku

Sekitar lima belas menit yang lalu, saat aku sedang kipas-kipas karena kegerahan, kudengar dari arah belakang istriku menjerit-jerit memanggilku.

"Pak! Cepat ke sini, Pak! Ya Allah, Pak!" teriak istriku dengan nada penuh ketakutan.

Aku langsung berlari ke belakang ke arah istriku. Sambil memegangi daun pintu, istriku menunjuk-nunjuk ke lantai sekitar sumur dengan wajah ketakutan.

Subhanallah! Kulihat ada seekor ular belang berwarna hitam-putih seukuran ibu jari tanganku sedang merayap pelan. Aku langsung mengambil potongan kayu sepanjang sekitar 90 cm. Dengan tenang, kupukulkan kayu yang aku pegang tepat di kepalamnya. Tak! Kepala ular belang itu pun langsung hancur.

Untuk sesaat aku termangu. "Dari mana ular belang ini masuk ke rumahku?" pikirku. "Apakah lewat lubang saluran air pembuangan dari arah sumur?"

Setelah ular belang itu tak lagi bergerak-gerak, segera aku ambil tas kresek untuk mewadahi bangkai ular belang itu. Kuperintahkan anak laki-lakiku untuk membuangnya. Tak henti-henti istriku mengucap syukur karena ular belang itu sudah mati di tanganku.

Mudah-mudahan, setelah kejadian tadi, tak ada lagi ular yang masuk ke rumahku.[*]

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Ceritanya mirip dengan saya Pak... Suatu hari ketika sedang tiduran di lantai dengan anak2 sambil nonto tv, tiba-tiba seekor ular datang menghampiri, entah dari mana datangnya. Untung anak sy melihatnya. Ular itu lari menyelamatkan diri ngumpet di rak sepatu. Dipukul pakai kayu kepalanya sm anak saya, akhirnya mati... Alhamdulillah

06 Jun
Balas

Iya, Bu? Alhamdulillah. Kita jadi lebih waspada ya, Bu?

06 Jun

Ya Pak... Semoga Allah selalu melindungi kita semua

06 Jun

Amin Ya Allah!

06 Jun

Astaghfirullah..., ini hewan yang paling saya takuti. Ntah kenapa pak, lihat gambarnya saja saya sudah takut. Sewaktu bu Mimin nulis artikel tentang ular, sebenarnya saya pengen banget membaca tulisan itu. Karena saya tahu tulisan bu mimin pasti bagus banget, tapi saya takut "mengklik kata baca selengkapnya" takut kalau muncul gambar ularnya. Karena saya lihat sudah ada gambar ekornya. Hiiiiii....apalagi kalau lihat langsung. Waktu anaknya yang di Fak. kedokteran hewan ngirim fotonya memegang ular besar, spontan saya campakkan hp, kaget setengah mati saya pak...wuiiih. Syukur bapak ndak buat gambarnya, makanya saya berani baca. Barakallah...pak.

06 Jun
Balas

Ya, Bu. Ular mmg termasuk binatang yg menakutkan. Makanya tadi istri saya menjerit-jerit. Karena itulah saya langsung bergerak cepat utk membunuhnya. Sy tadi mmg tdk mengambil gambarnya.

06 Jun

Empat hari yang lalu di rumah saya juga tiba-tiba ada ular masuk.....pak, untunglah suami sedang di rumah sehingga ular tsb bisa langsung dibunuh.

06 Jun
Balas

Wah, wah, wah. Rupanya sdg sering ada ular masuk ke rumah ya, Bu? Hati2 dan waspada saja.

06 Jun

Njih pak harus selalu waspada apalagi ada si kecil di rumah.

06 Jun

Ya, Bu. Anak kecil kan belum mengerti bahaya.

06 Jun

Cerita misteri ular Jangan2 siluman ular baru klinting. Hhh... Sejak kecil mungkin di situ. Pak..jadi bisa masuk. Salam..

06 Jun
Balas

Apa mungkin begitu ya, Pak?

06 Jun

Konon ular belang itu datang buat ngingatkn bhw kita punya hutang/janji pd seseorang. Punya janji apa hayo?

06 Jun
Balas

O ya? Coba nanti saya cek, apa masih punya hutang yg belum terbayar.

07 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali