Edi Prasetyo

Tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah. Lulusan IKIP Yogyakarta jurusan PMP-KN. Saat ini bertugas sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah....

Selengkapnya
Zaenudin, Jago Saksofon dari Banyumas
Zaenudin Ali Rohman sedang beraksi dengan saksofonnya siang tadi (Sabtu, 30/6).

Zaenudin, Jago Saksofon dari Banyumas

Banyak orang mampu bermain musik. Namun hanya sedikit yang mampu memainkan alat musik saksofon. Dari yang sedikit itu, seorang di antaranya adalah Zaenudin Ali Rohman.

Pria lajang asal Banyumas jebolan Universitas Negeri Semarang ini, sejak tiga tahun yang lalu menjadi guru matapelajaran Senibudaya (Seni Musik) di SMAN 1 Sokaraja, Banyumas. Sebagai guru Seni Musik, Pak Udin -begitu ia biasa dipanggil oleh peserta didik maupun teman sejawatnya- memang mampu memainkan berbagai alat musik, seperti organ, gitar, dan saksofon. Namun demikian, saksofon adalah alat musik yang paling disukai dan menjadi andalannya.

Bagi pria berkaca mata ini, meski memainkan alat musik saksofon bukan hal yang mudah sehingga tak setiap pemusik mampu melakukannya, namun ia benar-benar tampak sangat menikmati saat memainkannya. Justru karena tak sembarang pemusik mampu memainkan alat musik tiup itu, ia merasa senang karena mampu menjadi pembeda di antara pemusik-pemusik yang ada.

Bersama beberapa temannya, Zaenudin sering tampil menghibur masyarakat di berbagai acara hajatan maupun acara-acara lainnya. Tiupan saksofonnya yang melengking mendayu-dayu, sering membuat penonton terpukau dan hanyut dalam kesyahduan setiap lagu yang dimainkannya.

Kemahirannya memainkan saksofon tersebut, siang tadi (Sabtu, 30/6) ditunjukkan pula dihadapan keluarga besar SMAN 1 Sokaraja yang tengah mengadakan acara silaturahim di aula sekolah. Saat diminta menghibur hadirin yang sedang menikmati hidangan, pria berpenampilan kalem ini dengan penuh percaya diri menunjukkan kemahirannya memainkan saksofon. Satu hal mengagumkan yang ditunjukkan oleh Zaenudin adalah, saat ia memainkan alat musik kegemarannya itu, ia tak semata-mata memainkan musik apa adanya sesuai lagu aslinya. Aransemen musik atas lagu yang dimainkannya, telah ia buat sedemikian rupa, sehingga setiap lagu yang dimainkannya terdengar lebih nikmat daripada lagu aslinya.

Sukses selalu untuk Pak Udin. Teruslah bermusik dengan penuh kreasi dan inovasi, baik untuk kebanggaan pribadi maupun kebanggaan institusi. [*]

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Beruntung sekolah yang memiliki guru bertalenta ganda.

01 Jul
Balas

Alhamdulillah. Ya, Bu beruntung sekali tentunya.

01 Jul

Bisa di tularkan ke peserta didik pak, biar tidak punah.

30 Jun
Balas

Mudah2an nantinya bisa seperti itu, Bu.

30 Jun

Pak Udin memang hebat! Pernah diminta mengajar musik di sekolah saya. Salam buat Pak Udin ya Pak.

30 Jun
Balas

Ya, Pak. Terima kasih atas salamnya.

30 Jun

Keren! Terimakasih apresiasinya pak Edi Prasetyo

30 Jun
Balas

Ya, Bu Nyai. Pak Udin memang layak mendapatkan apresiasi.

30 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali