Edi Prasetyo

Tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah. Sejak masih kuliah di IKIP Yogyakarta gemar menulis. Pernah menjadi guru di SMAN 1 Sokaraja, Banyumas 18 tahun, KS SMAN 1 S...

Selengkapnya

Tulisan Baik belum Tentu Dilirik

Mungkin saja tulisan Anda sudah baik. Setidaknya begitulah menurut penilaian Anda. Selain judulnya unik, gambar ilustrasinya pun apik. Tak hanya itu. Tema tulisan yang Anda pilih juga benar-benar bagus dan bermanfaat bagi banyak orang. Bahkan, pilihan kata dan cara Anda menyajikan tulisan pun benar-benar luar biasa. Bukan hanya efektif dan efisien kalimat-kalimat yang Anda rangkai, melainkan penulisannya juga tak ada kesalahan sedikit pun.

Kendati demikian, setelah tulisan itu Anda unggah, ternyata tak banyak orang yang meliriknya. Hanya sedikit yang mau membacanya. Sampai dua jam lebih Anda menunggu misalnya, jumlah pembaca tulisan Anda belum juga mencapai 25 orang.

Melihat kenyataan seperti itu, apakah Anda lantas kecewa dan bersedih karena merasa jerih payah Anda tidak dihargai? Atau bahkan kemudian Anda putus asa sehingga sampai berjanji di dalam hati untuk tidak akan menulis lagi?

Jangan! Jangan sampai hal itu Anda lakukan. Hendaknya Anda sadari bahwa jumlah pembaca tak selalu ditentukan oleh baik tidaknya sebuah tulisan. Tulisan yang banyak dibaca orang, tak selalu merupakan tulisan yang berkualitas baik. Bisa saja terjadi, tulisan dengan kualitas ala kadarnya ternyata jumlah pembacanya luar biasa. Masa sih? Mengapa bisa seperti itu?

Ya, setiap orang memiliki kebebasan untuk membaca atau tidak membaca sebuah tulisan. Dasar pertimbangannya sangat subjektif. Semuanya merupakan hak mutlak masing-masing orang. Karena itu, tak ada sedikit pun hak penulis untuk memaksa orang lain untuk membaca tulisannya. Kalau begitu, penulis harus bagaimana?

Saran saya, sebaiknya penulis tetap harus berusaha untuk membuat tulisan yang sebaik-baiknya dan yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. Berapa pun jumlah pembacanya, tak perlu dipersoalkan. Percaya saja, setiap perbuatan baik yang kita lakukan, asal didasari keikhlasan, akan mendapatkan pahala dari-Nya. [*]

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search